Kecil bentuknya namun cukup mengganggu. Itulah kutil. Munculnya kutil sebenarnya disebabkan oleh adanya virus HPV (human papillomavirus) yang menempel pada bagian atas lapisan kulit. Kemudian masuk ke dalam tubuh melalui kulit yang mengalami luka. Meski nampaknya tidak berbahaya, tapi juga tidak sedikit orang yang terganggu dengan keberadaannya dan berusaha mencari cara menghilangkan kutil.
Apa yang saya alamai saya tuangkan disini. Saya mengalaminya dalam satu tahun ini. sudah saya coba dengan obat dari apotek menurut teman saya. Namun prosesnya lama.
Yakni menggunakan obat "Callusol". cara penggunaannya yaitu dengan dioleskan pada kutil setiap malam sebelum tidur. Dan besoknya si kutil menjadi lunak dan mudah dikelupas. Begitu seterusnya hingga kutil habis karena seringnya dikelupas.
Baru-baru ini dapat saran dari uwa katanya kalau zaman dulu tidak ada obat seperti itu. Kalau dulu pakai duri ikan Peda.(Buat orang sunda sudah pada tau ikan khas ini.... yang ditumis,,,, rasnya uenak)
Nah saya penasaran dan mencobanya. Efeknya memang tidak terasa pada hari itu. Namun dua hari kemudian, saya merasakan gatal pada kutil dan sekitarnya. Gatal yang luar biasa ini memaksa kita untuk menggaruk kesetanan. Alhasil, kutil yang tidak tahu apa-apa digaruk sampai lumat. Tapi enggak sih.
Hanya bagian teratasnya saja jadi terkelupas. Dan itu terjadi setiap hari. Hanya saja pada saat tertentu.
Tapi memang hasilnya cukup lumayan, dalam beberapa hari si kutil sudah tampak berkurang. Pada intinya memang menghilangkan akar dari si HPV tadi.
Nanti kelihatan pas kita garuk yang ke sekian kali ada bagian yang kayak ujung akar.
oh iya,,,, sampai lupa.
Cara menggunakan duri ikan peda ini yaitu dengan cara ditusukkan duri ikan pedanya ke bagian tengah si kutil.
Jangan lupa, ikan pedanya dimasak dulu, dibumbui dulu terus dimakan.
Nah,,, durinya baru kita gunakan.
Sekian.
Semoga bermanfaat.
Apa yang saya alamai saya tuangkan disini. Saya mengalaminya dalam satu tahun ini. sudah saya coba dengan obat dari apotek menurut teman saya. Namun prosesnya lama.
Yakni menggunakan obat "Callusol". cara penggunaannya yaitu dengan dioleskan pada kutil setiap malam sebelum tidur. Dan besoknya si kutil menjadi lunak dan mudah dikelupas. Begitu seterusnya hingga kutil habis karena seringnya dikelupas.
Baru-baru ini dapat saran dari uwa katanya kalau zaman dulu tidak ada obat seperti itu. Kalau dulu pakai duri ikan Peda.(Buat orang sunda sudah pada tau ikan khas ini.... yang ditumis,,,, rasnya uenak)
Nah saya penasaran dan mencobanya. Efeknya memang tidak terasa pada hari itu. Namun dua hari kemudian, saya merasakan gatal pada kutil dan sekitarnya. Gatal yang luar biasa ini memaksa kita untuk menggaruk kesetanan. Alhasil, kutil yang tidak tahu apa-apa digaruk sampai lumat. Tapi enggak sih.
Hanya bagian teratasnya saja jadi terkelupas. Dan itu terjadi setiap hari. Hanya saja pada saat tertentu.
Tapi memang hasilnya cukup lumayan, dalam beberapa hari si kutil sudah tampak berkurang. Pada intinya memang menghilangkan akar dari si HPV tadi.
Nanti kelihatan pas kita garuk yang ke sekian kali ada bagian yang kayak ujung akar.
oh iya,,,, sampai lupa.
Cara menggunakan duri ikan peda ini yaitu dengan cara ditusukkan duri ikan pedanya ke bagian tengah si kutil.
Jangan lupa, ikan pedanya dimasak dulu, dibumbui dulu terus dimakan.
Nah,,, durinya baru kita gunakan.
Sekian.
Semoga bermanfaat.



















